Kamis, 13 Maret 2014

Tugas Etika Dan Nilai Lingkungan" JEJAK EKOLOGI PRIBADI"



Tugas Jejak Ekologi

TUGAS INDIVIDU
ETIKA DAN NILAI LINGKUNGAN
"JEJAK EKOLOGI PRIBADI”




 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9BCnYtQCShGU5avoHxRhianDGFIIXYf-a7y_9hjAsMvg8urQeAyCqugzTstDb15R6yE4UrHHrlVbHal4qNQkz7meZUb7GOO160ylcvd91Ho2kz72712GaIA84xdCxbw_pigL3glGR7KA/s1600/logo+binahusada.png


DISUSUN OLEH

NAMA :   HENDRI DUNAND
NPM : 13.13101.10.22





DOSEN : Prof. SUPLI EFFENDI RAHIM, PhD, MSc











PROGRAM PASCA SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT
STIKES BINA HUSADA
PALEMBANG
2013


                                                                         BAB  I
                                                         PENDAHULUAN
           
1.1       LATAR BELAKANG

 Bumi adalah satu-satunya tempat yang digunakan untuk menopang kehidupan manusia. Dengan umur bumi yang semakin bertambah, semakin menurun pula  kemampuan ekologi bumi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sama halnya dengan kemampuan alam untuk memperbaharui diri kalah cepat dengan eksploitasi sumberdaya alam yang dilakukan manusia. Dipermukaan bumi, deforestasiyang terjadi lebih dari 17  juta hektar pertahun, erosi tanah 26 milyar ton pertahun dan  eksploitasi perikanan secara besar-besaran (Wackernagel and Rees,1996). Selain itu,sampah yang dihasilkan lebih banyak dibandingkan dengan yang diserap oleh alam.Contoh nyata yang terjadi adalah kerusakan lapisan ozon stratosfer,peningkatan CO2 sebanyak 28%ih  akibat industry,yang menyebabkan lebih dari 17.000 spesies hilang dari muka bimi (Wackernagel and Rees,1996). Jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka keberlanjutan ehidupan manusia menjadi terancam karena konsumsi manusia terhadap sumberdaya alam lebih besar dibandingkan regenerasi oleh alam.
 Jika yang dikonsumsi lebih banyak dibandingkan dengan yang disediakan alam, maka kemudian dapat diasumsikan bahwa tingkat konsumsi tidak dapat didukung oleh ketersediaan di alam. Standar unit pengukuran jejak ekologi menggunakan global hektar (gha). Satuan gha digunakan karena asumsi perhitungan jejak ekologi ini, sumberdaya alam yang digunakan berasal ditempat manapun di permukaan bumi.
Untuk menjawab pertanyaan seberapa besar konsumsi manusia terhadap sumberdaya alam dan seberapa besar kemampuan alam untuk medukungnya, maka diperukan metode penghitungan yang dapat menjawab haltersebut. Ercological Footprint  (jejak ekologi) adalah suatu metode penghitungan sumber daya yang memperkirakan konsumsi sumberdaya alam  dan penyerapan limbah yang diperlukan sebuah populasi manusia atau kegiatan ekonomi dalam bentuk luas lahan area produktif (Wackernagel and Rees, 1996).
       Analisis jejak ekologi ini digunakan untuk menghitung dampak aktifitas manusia  alam.Analisis jejak ekologi digunakan untuk menjawab pertanyaan dasar pada pembangunan berkelanjutan yaitu: seberapa besar alam yang kita gunakan (Bond,2002). Eksploitasi alam bisa dalam bentuk dan berbagai macam kegiatan, seperti makan, transportasi dan energi. Besaran area analisis adalah populasi penduduk yang bisa sangat bervariasi, mulai dari individu atau keluarga, atau melebar mulai dari kota,wilayah, negara, atau bahkan seluruh bumi. Hasil perhitungan jejak ekologi ini kemudian dibandingkan dengan biokapasitas yang tersedia.
Adapun biokapasitas adalah total jumlah lahan bioproduktif yang terdapat diwilayah tersebut. Menurut Biocapacity Project (2007), biokapasitas adalah kemampuan ekosistem untukmendukung keanekaragaman hayati, memproduksi energi dan material biologi yangbermanfaat, dan menyerap dan mendaur ulang sampah yang dihasilkan dari kegiatanmanusia termasuk emisi / pancaran karbon. Bioproduktifitas adalah kemampuanse  bidang tanah untuk menghasilkan bio massa, yang merupakan berat (atau diperkirakan setara dengan) bahan organik, termasuk hewan, tumbuhan dan mikro-organisme (hidup atau mati) di atas atau di bawah permukaan tanah. Ekosistem yangberbeda akan memiliki tingkat bioproduktifitas yang berbeda pula. Perbandingan antara jejak ekologi dan biokapasitas akan memberikan gambaran tentang status jejakekologi, apakah defisit atau surplus. Dari perhitungan ini dapat diketahui kemampuan lahan dalam mendukung konsumsi penduduk setempat.
Dengan menghitung Jejak Ekologis, kita bisa melihat tingkat kemakmuran penduduk di suatu wilayah. Semakin besar Jejak Ekologis-nya, bisa dikatakan penduduk di wilayah itu semakin makmur. Kemudian, dengan membandingkan Jejak Ekologis dengan Biokapasitas, kita bisa melihat apakah suatu wilayah mengalami defisit ekologis atau yang diistilahkan dengan “overshoot.” Sederhananya, overshoot terjadi ketika nilai Jejak Ekologis melampaui Biokapasitas.
Jika suatu wilayah mengalami overshoot, bagaimana penduduknya tetap bisa hidup dengan nilai Jejak Ekologis yang tinggi? Berarti, materi dan energi yang kita konsumsi kan tidak hanya didapat dari wilayah yang kita tinggali. Bisa jadi kita hidup dengan disokong oleh Biokapasitas wilayah lain yang sumberdayanya diambil kemudian disajikan dihadapan kita. Dengan mengetahui ini maka kita akan ditarik ke dalam dimensi lain dari konsep Jejak Ekologis, yaitu konsep pemerataan kesejahteraan. Dikaitkan dengan penataan ruang, hasil dari Jejak Ekologis mungkin tidak akan memberikan rekomendasi yang memuaskan. Apalagi jika harus dituangkan ke dalam kebijakan dan strategi pembentuk struktur dan pola ruang. Masih terlalu jauh. Lalu apa gunanya analisis ini? Jawabannya akan didapat jika kita kembali pada prinsip yang berkelanjutan. Akan sulit rasanya jika kita tetap berpegang pada keyakinan bahwa berkelanjutan semata hanya tentang bagaimana kita mengelola sumberdaya.
Akhir dari Jejak Ekologis ini juga mengantarkan pada pemahaman bahwa perencanaan bukan sebatas perencanaan struktur dan pola ruang, namun juga memiliki dimensi lain perekayasaan, dalam hal ini perekayasaan sosial. Jejak Ekologis membantu kita melihat berbagai gambaran terkait dengan isu keberlanjutan, yang membawa kita untuk berpindah jalur dari pengelolaan sumber daya menuju pengelolaan diri. 
 
1.2. TUJUAN
Mengetahui dan menyadari seberapa banyak saya menghabiskan sumber daya alam untuk kegiatan keseharian saya dalam penghitungan” jejek ekologi pribadi “
 
  
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1. Pengertian Jejak Ekologi
         Jejak ekologi (ecological footprint) Istilah dan konsep jejak ekologi pertama kali diusulkan pada tahun 1992 oleh William Rees, seorang Profesor di The University of British Columbia, Kanada. selanjutnya pada tahun 1996, William Rees dan Mathis Wackernagel menerbitkan Our Ecological Footprint: Reducing Human Impact on the Earth. Jejak ekologi penduduk mewakili area lahan produksi dan ekosistem akuatik yang dibutuhkanuntuk memproduksi sumberdaya yang diperlukan dan menyerap limbah yang diproduksi penduduk tertentu terhadap bahan dasar kehidupan secara spesifikdimanapun lahan itu terletak dipermukaan bumi.
       Jejak ekologi adalah suatu metode penghitungan sumber daya yang memperkirakan konsumsi sumberdaya alam dan penyerapan limbah yang diperlukansebuah populasi manusia atau kegiatan ekonomi dalam bentuk luas lahan area produktif (Wackernagel and Rees, 1996).
Jika yang dikonsumsi lebih banyak dibandingkan dengan yang disediakan alam, maka kemudian dapat diasumsikan bahwa tingkat konsumsi tidak dapat didukung oleh ketersediaan di alam. Standar unit pengukuran jejak ekologi menggunakan global hektar (gha). Satuan gha digunakankarena asumsi perhitungan jejak ekologi ini, sumberdaya alam yang digunakanberasal ditempat manapun di permukaan bumi.Analisis jejak ekologi digunakan untuk menjawab pertanyaan dasar pada pembangunan berkelanjutan yaitu : seberapa besar alam yang kita punya,dibandingkan dengan seberapa besar alam yang kita gunakan (Bond, 2002).Eksploitasi alam bisa dalam bentuk dan berbagai macam kegiatan, seperti makan,transportasi dan energi.
                 
2.2. Jejak Ekologi Pribadi
Seberapa banyak saya menghabiskan sumber daya alam untuk kegiatan keseharian saya tanpa disadari, setiap hal yang saya lakukan menorehkan jejak di bumi tempat saya berpijak. Masih adakah tempat tersisa di bumi ini, untuk jejak-jejak yang telah, sedang, dan akan ditinggalkan?
     Menurut perhitungan pada tahun 2006, rata-rata kebutuhan setiap orang terhadap sumber daya alam adalah 1,8 gha. Pada tahun 2007, total jejak kaki ekologis seluruh manusia diperkirakan sebesar 1,5 kali planet bumi. Hal ini berarti manusia menggunakan sumber daya alam 1,5 kali lebih cepat daripada waktu yang dibutuhkan bumi untuk memperbaharuinya. Jejak ekologi diukur berdasarkan pemakaian sumberdaya. Pertama adalah  apa yang saya makan setiap hari, barang-barang apa dan berapa banyak yang sudah saya beli. Kemudian dinilai juga bagaimana kondisi perumahan saya dan bagaimana mobilitas saya sehari-hari.
Beberapa pertanyaan berikut ini bisa digunakan untuk merefleksikan tentang seberapa besar beban yang sudah ditanggung bumi, yaitu :
-    Seberapa banyak saya makan daging atau ikan, apakah lebih dari sekali sehari, atau kurang dari sekali dalam seminggu?
-   Seberapa sering saya membeli produk-produk organik, baikdaging, sayur, dan juga produk susu?
-    Seberapa sering  saya membeli daging, sayur, dan produk susu yang diproduksi lokal?
-    Kendaraan apa yang saya miliki, yang sering digunakan untuk bepergian, mobil atau motor?
-   Bahan bakar apa  yang digunakan untuk kendaraan saya ?
-   Berapa jam saya menggunakan motor atau mobil sendiri?
-    Seberapa sering saya  menggunakan kereta, bis, dan alat transportasi umum lainnya?
-      Berapa jam yang saya gunakan dalam setahun ini untuk perjalanan lewat udara?
-   Berapa banyak orang yang tinggal serumah dengan saya?
-    Bagaimana cara saya menyejukkan rumah ?
-    Apakah saya  mematikan lampu dan alat-alat listrik lainnya saat tidak digunakan, atau hanya mengubah dalam posisi standby?
-      Apa perlengkapan rumah yang membutuhkan tenaga listrik yang saya beli dalam 12 bulan terakhir ini?
-   Berapa rupiah yang  saya  bayar untuk air, baik untuk mandi, menyiram tanaman, dan sebagainya?
-    Sampah macam apa yang saya bisa daur ulang?

 Dari hasil perhitungan kalkulator WWF kemungkinan kebutuhan saya adalah 6,7 ha, ini melebihi dari kisaran rata-rata kebutuhan perorangan yaitu 1,5 ha. Mengapa ini bisa terjadi?
Di sisi konsumsi, semakin tingginya konsumsi yang diakibatkan terjangan kepentingan industri, dimana setiap melangkahkan kaki tak akan mampu lagi melepaskan diri dari iklan dan advertising yang membujuk untuk terus melakukan konsumsi secara berlebih. Gaya hidup manusia digiring ke arah konsumerisme. Semakin banyak pula penggunakan produk yang tidak diperlukan, yang pada akhirnya meningkatkan jumlah barang yang tak tergunakan (sampah).
Lebih parah lagi, sistem yang dibangun dalam proses pembangunan juga tak pernah memperhatikan efisiensi dan efektifitas. Misal saja teknologi nir-kertas hingga saat ini masih harus kalah bersaing dengan penggunaan sistem kerja yang menggunakan banyak kertas. Mulai dari selembar kertas disposisi (rujukan) hingga mekanisme perijinan yang menghabiskan berjuta ton kertas setiap tahunnya, yang akan berimbas pada semakin meningkatnya penebangan pepohonan di kawasan hutan.
Penggiringan gaya hidup lainnya adalah dengan menghilangkan transportasi publik massal dan memberikan ruang yang luas kepada publik untuk memperoleh kendaraan pribadi secara mudah, walau menjadi tak murah. Perusahaan penyedia alat transportasi berbahan bakar sangat difasilitasi untuk bisa hadir di negeri ini, sementara alat transportasi publik massal tidak pernah disiapkan untuk menjadi lebih baik. Selain meningkatkan kebutuhan akan bahan pembuat alat transportasi, kondisi ini juga mengakibatkan meningkatnya kebutuhan bahan bakar fosil.

Menghitung Jejak Ekologi Pribadi

Jejak ekologi adalah satu sistem yang mengukur seberapa banyak tanah dan air yang diperlukan populasi manusia untuk menghasilkan sumber yang mereka habiskan dan menyerap limbah yang dihasilkannya. (Wackernagel & Rees, 1996)
Lembar kerja berikut adalah perhitungan kasar yg menunjukkan seberapa besar jejak ekologi anda dan bagaiman pilihan yg anda buat menjadikan jejak ekologis anda menyusut atau meluas.

Seberapa Besar Jejak mu?
A.  Transportasi
1.  Dengan apa anda bepergian hari ini?
a) Berjalan…..0
b) Bersepeda…..5
c) Dengan Angkutan Umum….10
d) Menumpang.....15
e) Kendaraan Pribadi ….3x   30
(Kalikan setiap skor dengan berapa sering metode  tsb dipakai dalam satu hari dan kemudian di total.)
Sub-Total: 10

B.  Penggunaan Air
1.  Seberapa banyak air yang digunakan?
a)  Tidak mandi….0
b)  Mandi, 1-2 menit. ….5
c)  Mandi, 3-6 menit.….10
d)  Mandi, 10 min ….2x   20
e)  Mandi dengan air satu bath tub penuh….20
f)  Mandi dengan air setengah bath tub….10
g)  Mandi dengan air bekas orang lain….10
h)  Menggosok gigi dg air kran tetap mengucur….5
i)  Mencukur kumis/jenggot dengan air kran tetap mengucur….5
Sub-Total: 10

C.  Berpakaian
 1.  Saya menggunakan pakaian lebih dari sekali sebelum di cuci?
a)  Sering….0
b)  Kadang-kadang….2x  5
c)  Tidak pernah….10
2.  Saya menggunakan pakaian bekas (yg diperbaiki)
a)  iya….(-5)          b)  tidak….0
3.  Saya memperbaiki baju saya sendiri?
a)  ya….(-5)           b)  Tidak….0
3.  50% dari baju saya adalah baju turunan?
a)  ya….(-5)           b)  tidak….0
4.  Saya membersihkan dan mengeringkan baju?
a)  none….0          b)  1-5 lembar….10             c) lebih dari 6 lembar….20
Sub-total: ­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­30

D.  Rekreasi
Mengenali permainan, olahraga, dan aktivitas dimana anda terlibat, pada hari biasa di waktu senjang.
1. Seberapa banayak peralatan yg diperlukan ?
a)  tidak ada atau sedikit..0   b)  beberapa….1x 10    c)  cukup banyak….20
2.  Seberapa luas lahan yg dibutuhkan untuk bermain di lapangan, dataran es, kolam renang, untuk memenuhi kebutuhan rekreasi anda?
a)  tidak ada atau sedikit….0   b) sedang (<1 hektar) 1x  10   c) cukup besar (>hektar)…20
(Lihat tabel konversi pada akhir kuis untuk bantuan)
3.  Saya menghabiskan uang hari ini untuk belanja (pakaian, baju, peralatan olahraga)?
a)  Tidak ada….0   b)$5…5    c) $10…10   c)$10+…1 pt. per dollar
Sub-Total: 0

 
E. Makanan
1.  Berapa porsi daging yang dimakan sehari?
a)  0….0   b) 1 porsi….1x 10   c) 2 porsi….20   d) 3 porsi….30
2.  Seberapa banyak makan bersisa di piring?
a) tidak ada…1x  0    b) sedikit….5    c) cukup banyak….10
3. Saya mengkonsumsi campuran sisa sayur dan buah?
a)  ya….0                               b)  tidak….1x  10
4.  Makanan yg saya makan adalah makanan lokal?
a)  semuanya….0                 b)  beberapa...1x  10           c) tidak ada….20
5.  Makanan yg saya makan adalah produk organik?
a)  semuanya….0                 b)  beberapa..1x 10             c) tidak ada….20
6.  Makanan yg dikonsumsi dibungkus plastik/kertas?
a)  Tidak….0          b) beberapa….1x 10           c) Semuanya….20
Sub-Total:  65

F.  Sampah
1. Jika saya membuang seluruh sampah  pd hari ini, seberapa besar penampungan sampahnya?
a)  peti kayu….30
b)  kotak sepatu….1x 20
c)  secangkir….5
d)  tidak ada sampah….0
Sub-Total: ­­­­­­­­­­­­­­­­­­­20

Add Sub-Totals of “A-F” for Total 1: 135

G.  Ruang Tinggal
1.  Hitung dalam satuan meter persegi ruang indoor yg  diperlukah dlm keseharian. Termasuk semua ruangan di rumah (termasuk garasi), sekolah (kantin, kelas), kantor (ruang kantor pribadi, area kerja, toilet). Bagi luas total ruangn dg jumlah orang di dalamnya.
Contoh:
   Living Space Averages   Educ. Space/Per Student
Ave. Dorrm Space – 25 sq m            Classroom & Lab – 30 sq m
Ave. Apt. space     - 35 sq m              Administration    -   3 sq m
                                                Other               -   5 sq m
Add up “a-d” for “Total Square Meters”.
(1 sq. meter = 10 sq. feet)
a)  “Home” sq. meters = 96
      divided by # of people = 5                                       Sq meters
b)  School sq. meters = 1280__________________
      divided by # of people = 54__________________ Sq meters
c)  Office sq. meters = 6
      divided by # of people =  2                                      Sq meters
d)  other sq. meters = 12__________________
      divided by # of people = 4__________________ Sq meters
Total 2: 55

TOTAL KESELURUHAN= (Total 1 + Total 2)  X  3
 ( 135+55)X  3 = 570

Anda telah menghitung total dari ‘tiga’ tipikal keseharian anda. Sekarang ubah total keseluruhan tsb menjadi jejak ekologis pribadi anda, menggunakan rumus dibawah:
Total keseluruhan dibagi 100 = jejak ekologis anda dalam satuan hektar
JEJAK EKOLOGIS PRIBADI  = 5,7  HEKTAR

Conversion Table:
1 hectare = a square 100 meters on each side
(about the size of the parking lot just outside this building)
1 hectare = 2.5 acres
640 acres = 1 sq. mile
1 sq. mile = 259 hectares
Warrensburg occupies about 4 sq. miles.


 
                                                                        BAB III
                                                               PENUTUP

3.1. KESIMPULAN
 Gaya hidup yang tidak berwawasan lingkungan kemungkinan juga menjadi penyebab utama berlebihannya jejak kaki ekologis. Jadi tidak ada salahnya kita mulai menghitung dan lebih bijak dalam bergaya hidup. Jika kita tidak juga mengubah gaya hidup  menjadi lebih ramah lingkungan, akan dibutuhkan lebih dari satu planet bumi untuk memenuhi kebutuhan kita sebagai manusia

1 komentar:

  1. Harrah's Lake Tahoe Casino and Hotel - MapyRO
    Harrah's 원주 출장샵 Lake Tahoe Casino and Hotel. Harrah's 삼척 출장샵 Lake Tahoe Casino and Hotel. 4.5-star 삼척 출장샵 resort near 광양 출장마사지 Harrah's Lake Tahoe 광주 출장마사지 Casino and Hotel.

    BalasHapus